JAKARTA - Tersendatnya pasokan baja dari Krakatau Steel (KS) kepada produsen tabung elpiji ukuran 3 kilogram (Kg) membuat Pertamina cemas. Pasalnya, hal tersebut bisa mempengaruhi jalannya program konversi.

Demikian dikatakan Vice President Komunikasi PT Pertamina Wisnuntoro. Menurut dia, program konversi merupakan program nasional, yang tidak bisa dilaksanakan sendirian saja oleh Pertamina. ''Karena itu, kami berharap agar semua BUMN bisa berpartisipasi,'' ujarnya di Jakarta kemarin (21/8).

Menurut Wisnuntoro, itu terkait dengan langkah KS yang tidak mau mensuplai baja, sebelum pembayaran dilunasi. Pertamina sendiri memang memerlukan waktu untuk pengurusan administrasi sebelum melakukan pembayaran kepada produsen tabung baja ''Karena itu, kami mohon KS juga bisa memberi sedikit kelonggaran,'' katanya.

Ping dolo 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10

0 komentar

Poskan Komentar

Langgan: Poskan Komentar (Atom)