Pernyataan pengusaha muda Sandiaga S. Uno bahwa Indonesia kini sudah surplus politikus dan minim pengusaha (Jawa Pos, 27 Agustus) layak dijadikan renungan. Sebab, pernyataan itu pada hakikatnya mewakili sekian banyak orang yang gelisah melihat perkembangan bangsa ini akhir-akhir ini.

Tentu, dalam hal ini, kita tidak hanya melihat persoalan dari soal surplus belaka yang berdimensi kuantitas. Namun, kita juga melihat dari aspek kualitas. Politikus yang jumlahnya berjibun dalam banyak kasus tidak memberikan harapan apa-apa bagi bangsa ini. Namun, sebaliknya, mereka menjadi ''hantu'' yang siap meluluhlantakkan masa depan kita bersama.

Sejumlah kasus korupsi yang belakangan terungkap melibatkan para politikus tentu sangat menakutkan masa depan bangsa ini. Sebab, dari praktik korupsi itu, semua bisa diobrak-abrik. Keadilan, kebenaran, dan kejujuran dengan mudah dijungkirbalikkan. Aturan ''setan'' pun bisa dibuat dan disahkan asalkan tawar-menawar harganya cocok.

Ping dolo 12 3 4 5 6 7 8 9 10

0 komentar

Poskan Komentar

Langgan: Poskan Komentar (Atom)